Beranda > Informasi, Motor > Eksistensi Bebek di Dunia Lain (Jepang-Eropa-India)

Eksistensi Bebek di Dunia Lain (Jepang-Eropa-India)

Motor bebek adalah spesialisasi Asia Tenggara, sebagian besar populasi bebek di dunia numpuk di sini. Kalau tidak percaya coba keluar rumah, pasti dalam satu hari ketemu bebek. Ya mau bagaimana lagi, sejak Honda memasukkan Cub yang murah meriah, bebek jadi pilihan bijak buat sebagian besar orang Indonesia.

Tapi bagaimana dengan negara lain? Apakah motor bebek eksis di sana?

Jepang

Kampung halaman produsen bebek terbesar di Indonesia ini bertanggung jawab atas kelahiran bebek di Indonesia. Tapi bagaimana populasi bebek di sana? Ternyata bebek di sana “mandek” di model-model tahun 60-an. Paling terkenal Honda dengan Super Cub yang baru-baru ini muncul versi injeksinya.

Model bebek modern sepertinya tidak diminati di sana. Cub di Jepang diinterpretasikan sebagai motor untuk santaidan commuter, jadi model retro dan kapasitas kecil santai laaaah… Barangkali kalau kita ngebut pakai FU atau MX di Jepang bisa bikin bingung orang-orang di sana.

Model yang tercatat: Honda Super Cub, Honda Little Cub, Suzuki Birdie (discontinue).

Eropa

Taste Eropa memang beda soal skuter dengan kita di sini. Tapi soal bebek? Hmm…coba buka website Suzuki dan Honda UK. Familiar? Yap di UK (saya juga pernah membuka situs Honda dan Suzuki Prancis) model Honda Innova dan Suzuki Address keluar di Asia Tenggara.

Honda Innova dikenal sebagai Wave di Thailand, model terbarunya mirip dengan Supra X 125. Sedangkan Suzuki Address sama dengan Shogun 125. Perbedaan mencolok dengan model di Indonesia adalah lampu sein yang terpisah, ini disesuaikan dengan regulasi Eropa.

Tapi yang nongol hanya dua motor itu saja, yang lain? Honda dan Suzuki lebih banyak menawarkan skuter murni ketimbang bebek. Ngomong-ngomong kenapa ya mereka nekat memasukan bebek ke Eropa apa laku?

India

Motor India sekarang dikuasai oleh motor batangan. Tapi bertahun-tahun lalu pabrikan Jepang pernah tercatat mengeluarkan bebek. Hero Honda Street (satu-satunya yang saya temukan) memiliki model yang sama dengan Honda Grand. Namun sayangnya model ini tidak bertahan lama karena tidak bisa diterima oleh orang India.

Kalau ada yang menemukan populasi bebek di luar bisa menambahkan, terima kasih…

Iklan
  1. xxl123
    September 14, 2009 pukul 7:56 am

    di italia ada bebek pake spaghetti..!
    di perancis ada bebek pake redwine sauce..!
    di cina ada yg lebih terkenal Pekin Duck…!
    itu aja bro cuman nambahin yg jelas bebek2 di atas ngak pake pertamaxxx
    hehehehheheeheh

  2. Yamaha 2 tak
    September 14, 2009 pukul 7:57 am

    Bebek lebih praktis bro,dari pada tipe sport..bisa muat barang lebih banyak.

  3. Yamaha 2 tak
    September 14, 2009 pukul 8:00 am

    Aneh juga, kenapa di indonesia disebut bebek ya?..padahal nama resminya underbone..atau tipe cub.

  4. September 14, 2009 pukul 8:55 am

    bebek lebih irit dalam segala hal kecuali waktu bro. sparepart, bbm service dan lain-lain lebih murah dibanding motor sport. kecuali utk diajak ngebut / ngejar waktu kayaknya kurang cocok. coba bandingkan supri 125 vs cbr, tiger,pio dll dari segi perawatan. kan lebih murah bebek.

  5. Fajar
    September 14, 2009 pukul 9:37 am

    D yunani klo nggak slh ad 125z coba buka d bike pics

  6. September 14, 2009 pukul 9:54 am

    perlu iklan jupiter mx ala rossi untuk di putar di TV eropa….

  7. apdri
    September 14, 2009 pukul 10:01 am

    mungkin skr pabrikan di eropa lebih seneng ngeluarin matic…

  8. bennythegreat
    September 14, 2009 pukul 12:14 pm

    kalau menurut gw bebek itu dilema, di satu sisi bebek memenuhi kebutuhan transportasi murah, di sisi lain bebek menjadikan pengendaranya ugal-ugalan.

  9. adiet
    September 14, 2009 pukul 12:45 pm

    huhuu,,cagiva stela di itali sono kluar g ya om???klo g salah pake specdownnya mesin mito ya?(cmiiw)
    wah mas bro2 di atas pada ikut klub motor g?ane kok sekarang jadi benci ma klub motor,,,,lho ko OOT lagi,hehee

  10. September 14, 2009 pukul 5:52 pm

    @xxl123
    jiaaakkkaakak!!!!

    @Fajar
    oh ya bener, laku ga ya?

    @Adiet
    kayaknya Stella ada, CMIIW

  11. Alexandre™
    September 14, 2009 pukul 6:21 pm

    Memang uda seharusnya bebek dipakai buat nyantai..
    Geleng2 liat biker bebek yg norak, ugal2an, pke gaya pembalap nunduk2 segala, ada jg yg siku diangkat tinggi2..

  12. adiet
    September 14, 2009 pukul 10:47 pm

    bru aja baca di blog luar tentang suzuki address(shogun),,harganya disana mahal juga ya,,,klo dirupiahin bisa 21 juta lebih,,,n klaim suzuki disana topspeednya 105 kph,,

  13. September 15, 2009 pukul 2:36 pm

    @Adiet
    made in Indonesia kah?

  14. Riko supriyanto
    September 15, 2009 pukul 3:34 pm

    bebekdan ayam jago emang ideal dgn orang indonasia,tapi harus ngikutin jaman techno
    jgn taampang jadul technonye juga jadul..

  15. cid
    September 15, 2009 pukul 5:04 pm

    di greece ada F1ZR dan Vega Lama… serta 125z nama sama dengan yang di Indonesia… lewat facebook ada grup f1zr dari yunani…

    • Januari 22, 2013 pukul 7:03 am

      nah ini ada pecinta f1zr juga hehe.. kalo di eropa F1zr drag style semua dengan knalpot panjang kebelakang dan modif nya aneh hahaha

  16. adiet
    September 15, 2009 pukul 5:38 pm

    @fander

    kayaknya thailand deh mas fander,,,
    baca diblog,,dia bilangny “topsped hanya 65 mph tapi bila downhill/turunan bisa nyampe 70mph,trus meski mesin masi sohc dan teknologi lama tapi paling gak udah injeksi.memang akselerasi ga segalak yang anda harapkan,tapi membeli motor ini lebih benefit karena irit bensin,hemat waktu,dan lbh baik drpda anda membeli mobil second untuk transportasi”
    dulu ane waktu nntn spiderman kaget lhoo,,,peter parker naiknya bebek 70an(gtw v75 ato c70)

  17. September 15, 2009 pukul 6:23 pm

    @Adiet
    wow makasih tambahannya, pernah denger kalau Kaze Zone diekspor ke eropa, apa bener ya?

  18. adiet
    September 15, 2009 pukul 7:26 pm

    @mas fander :

    wah gtw ne ane masbro,,yang ane tw si wave(supra) dari yang 100cc mpe 125 pernah diekspor,
    suzuki ya address,,,
    klo yamaha yang scorpio(bener2 local produk) dijual di ausie ma new zealand,pasti klo ini uda pernah denger,,disana cukup ditrima lho,malah jadi idola buat first ride motorcycle,klo fizr kayaknya pernah denger tapi gtw jg si,,hehe,,,cmiiw,,,
    kayaknya pernah baca di m-plus lama,,motor2 bebek yg di ekspor ke eropah,,,kayaknya ada kymco juga ma motor2 cina juga,,tp gtw skrg tu koran dimana,,

  19. September 16, 2009 pukul 8:09 pm

    Be2k,, indentik ma mtor cwek,, dr SMP ampe kul ane dh 3 X dbliin mtor ma bokap n ksmuax g stupn be2k
    Prtm ane dbliin megapri, truz ganti ma thundy n now si tigy…,

  20. atemo pawiro
    September 16, 2009 pukul 8:54 pm

    bebek, untuk kerja/harian krn irit, tidak capai handle kopling waktu macet, praktis bw belanjaan, istri jg bisa pake.
    tapi klo dah week end gatel pegang yang sport, performa,stabilitas, apalagi keluar kota..mmm sip dah

  21. Januari 22, 2013 pukul 7:01 am

    Saya liat di group FB F1ZR , ada kok ternyata motor itu di eropa tepatnya di yunani dan rusia.. yang pernah saya liat sih F1ZR sama 125Z..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: