Arsip

Posts Tagged ‘De Britto’

Lomba Blog De Britto

Maret 11, 2008 3 komentar

Rencananya saya akan ikut serta, toh gratis. Apalagi hadiah utamanya Rp 1.000.000. Wah tambah ngiler toh? Dalam lomba ini peserta mendaftar sebagai kelompok, setiap kelompok akan diisi dua orang. Saya sudah konfirmasi siapa yang akan menjadi tandem saya, saya putuskan Erik, teman sekelas sebagai tandem. Pemilihan ini bukan asal-asalan, selain teman (dekat mungkin) dia juga memiliki kemampuan komputer di atas rata-rata. Ini blog miliknya, sayang tidak dirawat (apa aku aja yang ngurus blog kamu Rik?) 12ricky04 .

Tapi bukan blog ini yang dilombakan, kami harus membuat blog baru lagi, terpaksa deh…

Padahal blog ini sudah lumayan….

Informasi lebih lanjut ada di Istiyanto.com

Iklan

Malam Budaya De Britto

Februari 24, 2008 1 komentar
Malam yang benar-benar keren.

Ini bukan pentas seni, entah mengapa istilah pentas seni yang begitu menjamur telah menghapus makna aslinya. Pentas seni kini lebih menonjolkan sisi bintang tamunya, daripada kreativitas dari sekolah itu sendiri, malah lebih mirip konser-konser sejenis. Maka dari itu saya pikir penggunaan nama “Malam Budaya” kali ini lebih tepat.

Malam Budaya De Britto tidak menonjolkan bintang tamunya saja (meskipun d’cinnamons sebagai headliner memang menarik massa yang hebat) namun menunjukkan kreativitas dari De Britto dan sekolah-sekolah lain. Beberapa perwakilan sekolah yang datang dari Stero, Stece, SMA 3, Kolese Loyola, dll. Ada juga band-band dari alumni de Britto yang datang. Sedang dari De Britto sendiri ada lima finalis dari lomba band De Britto.

Lima finalis band tersebut adalah Unseen, Strangers from Venus, Wake up Tomorrow, Kabel, dan My Soul. Unseen dan Strangers from Venus membawakan lagu-lagu yang bernuansa rock dengan beat yang mengundang massa, namun sayang penampilan keduanya pada sore hari dimana masih banyak pengunjung yang belum datang. Begitu juga dengan Wake up Tomorrow, dengan lagu-lagu bernuansa reggae yang bisa mengajak orang-orang bergoyang memiliki kans yang lumayan bagus, hanya saja kendala waktu tampil yang terlalu awal kurang bisa mengajak massa untuk berjoget mengikuti irama mereka.

Kabel dan My Soul tampil dengan nuansa skillful. Kabel mengaransemen ulang lagu Padi yang berjudul Sang Penghibur dengan nuansa rock eksperimental dengan solo bass yang memukau berhasil menarik minat penonton. My Soul yang juga lima besar lomba Jingle Dare Indomie mendapat animo yang bagus terutama dengan permainan solo bass dari Bram dan permainan gitar Edo yang skillful, ditambah dengan Edo sempat menuruh kembang api di headstock gitarnya. Jeritan kagum para penonton menyambut. Baca selanjutnya…