Beranda > Hasil Pemikiran, Motor > Motor Baru Honda (Honda keluar pakem?)

Motor Baru Honda (Honda keluar pakem?)

 “Kami akan bikin motor sport, namun praktis dikendarai seperti bebek”
Demikianlah informasi yang didapat dari Johannes Loman, Direktur marketing AHM (Astra Honda Motor). Lanjutnya lagi, motor ini didesain sebagi crossover, meminjam istilah dalam roda empat yang berarti kawin silang antara dua jenis mobil. Contoh, ketangguhan jip ditambah dengan kenyamanan MPV menghasilkan SUV, atau mobil [yang diklaim] crossover pertama di Indonesia, perkawinan antara SUV dengan sedan menghasilkan Suzuki SX4.
Sepertinya ini adalah bukti bahwa AHM akan berbenah diri, seperti yang dikatakan sewaktu pergantian jabatan Direktur Marketingnya. Sering dikatakan bahwa motor Honda adalah sesuatu yang ketingglan jaman, penipu konsumen, over priced, dll. Intinya AHM ingin berbenah, dikomandoi oleh Johannes Loman.
Menggunakan kata crossover sendiri adalah sesuatu yang riskan, bagi Honda. Maklum selama ini motor “baru” Honda hanya berkutat di seputar stripping dan body saja alias hanya ganti baju. Apalagi menggunakan kata crossover , notabene Honda-lah yang pertama kali menggunakan istilah crossover untuk motor. Taruhannya terlalu besar, apakah Honda bisa menepati janjinya menepati janjinya?(Tak ditepati sebenarnya tak mengapa, mereka sudah terkenal suka mengeluarkan janji kosong)
Beberapa orang mulai menerka, seperti apa motor baru ini. Beberapa diskusi forum mencoba meraba sosok andalan Honda ini. Beberapa orang pesimis dan merasa ini adalah janji kosong AHM lagi. Beberapa menduga bahwa motor baru ini adalah Honda Sonic yang sudah keluar di Thailand sejak lama. Lainnya mencoba mensketsa motor baru ini dipandu bocoran pihak dalam seperti yang dilakukan Tabloid Motor Plus. Namun sayang semuanya belum jelas, sketsapun masih belum bisa dijadikan acuan jelas karena informasi yang jelas belum keluar.
Baru saja minggu ini foto ngintip motor baru Honda ini keluar. Nah barulah orang-orang berkomentar mengenai desainnya. Yang ingin ditawarkan Honda adalah kawin silang buntut bebek sport dengan tampang depan yang mirip dengan CBR. Panel informasi digital dengan (HORRREE!!!) monoshock, cakram depan-belakang, dan knalpot racing. Secara desain, motor ini revolusioner, tidak pernah ada motor bebek dibuat seperti ini.
Well, Honda memang keluar pakem. Mereka berhasil menciptakan varietas baru dalam spesies motor bebek. Jauh dari imej main aman Honda selama ini, mungkin proyek ini seperti ingin berkata “gue-yang-pertama”. Mereka berhasil kembali ke sifat pelopornya yang dulu sempat terkenal, semoga ini bisa bertahan.
Yang perlu dikhawatirkan dari produk ini mungkin hanya penempatan harga seperti yang ditulis bung triatmono. Dan juga ada yang penting adalah soal penempatan pengetahuan ke konsumen. Maklum, produk anyar seperti ini biasanya akan mengundang pertanyaan- pertanyaan dari konsumen, soal ketahanan mesinlah, soal ketersediaan suku cadanglah, dan lain-lain.
Semoga ini bukan terakhir kalinya Honda keluar pakem dan mengeluarkan motor-motor keren, supaya jangan lagi mengecewakan konsumennya. Being different is the best
Iklan
  1. Maret 14, 2008 pukul 9:36 am
  2. Maret 14, 2008 pukul 1:48 pm

    kalo betul honda mau keluarkan motor itu, hanya satu kata : kemajuan AHM untuk berbenah diri

  3. Maret 14, 2008 pukul 2:49 pm

    Naik ojeg bisa lebih manteb lagi nih 🙂

  4. Maret 14, 2008 pukul 11:30 pm

    AHM bukan keluar pakem…. tapi balik lagi ke pakemnya.

    Secara gitu, di seluruh dunia juga sudah pada tahu bahwa pabrikan terbesar kendaraan roda dua adalah Honda dengan segala inovasi, teknologi, kualitas dan kenyamanan produknya.

    Jadi kaga usah aneh kalo AHM ngeluarin motor2 yang berbeda dan revolusioner, wong emang pakem awal Honda kaya gitu.

    Tapi pakem Honda terbentur oleh pakem PT.Astra yang dimana memiliki visi memroduksi dan menjual barang “mass product”, barang murah, sederhana tapi laku di pasaran. Ambil contoh aja Daihatsu dan Toyota yang juga dikuasai PT Astra, kenapa tidak ada Lexus atau Prius rakitan Indonesia…??

    Jadi menurut saya wajar aja kalo inovasi motor Honda di Indonesia lebih lambat dibanding pabrikan lainnya.

  5. Antoni
    Maret 15, 2008 pukul 8:35 am

    Memang tuh, jujur aja sebelum jaman reformasi, AHM terbuai dengan sebutannya “Si Raja Pasar”, sampai akhirnya terdidur dan pada saat bangun, mendapati dirinya sudah tertinggal jauh dari pesaingnya.
    Dari sisi konsumen sekarang ini, kesannya Honda Motor is too old-fashion.
    Sorry!

  6. Abon Sapi
    Maret 15, 2008 pukul 12:55 pm

    Akhirnya keluar juga khan….tinggal pinter2nya mengedukasi pasar

  7. Maret 16, 2008 pukul 8:47 pm

    emang bagus mana sama Jup-MX, kayaknya sulit nih soale yamaha udah mulai naik pasar.ths bgs ditunggu infonya.

  8. Maret 31, 2008 pukul 9:45 am

    “Antoni Berkata:
    Dari sisi konsumen sekarang ini, kesannya Honda Motor is too old-fashion.
    Sorry!”
    Gimana seeh, justru honda jadul di mesin tapi ok di fashion liat noh tiger yang bajunya ok tapimesin jadul, liat pula scorpio yang ghar di mesin tapi bodi culun, begitu juga vixion mesin canggih bodi gak jelasd alirannya, liat juga tunder 250 mesin begitu perkasa bodi begitu tua.

  9. kris
    Maret 31, 2008 pukul 12:03 pm

    bebeg lagi bebeg lagiihhhhh… apa ayam jago nehhh?? apa ayam cemani??

  10. Desember 24, 2010 pukul 10:12 pm

    Motor Honda jangan berprinsip santai,irit tanpa melihat perkembangan tekhnologi yang diterapkan motor merek2 lain. sehingga honda motor jadul, bahkan cuma jadi penipu konsumen dengan menggati aksesoris dan polesan yg takberarti samasekali. Honda harus bangkit dgn mengaplikasikan motor2 canggih kedlm motor honda. Sudah lama honda tidur tanpa tekhnologi. Gaya mesinnya itu2 saja sedangkan yg lain sudah kebulan.

  1. Maret 14, 2008 pukul 11:44 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: