A Nice Version of Kaze

Januari 12, 2011 13 komentar

Iseng-iseng searching di mbah Google, eh ketemu Kaze yang aneh.

Kaze Retro :mrgreen:

 

Baca selanjutnya…

Kategori:Informasi, Informasi, Motor Tag:,

Suzuki Axelo, antara Supra , Jupiter, Kaze, dan Shogun (bag-2)

Januari 10, 2011 12 komentar

Suzuki Axelo

Setelah membahas Supra dan Jupiter berikutnya kita lihat jejak Dinasti Kaze dan Shogun…

Kawasaki Kaze Series

Kemunculan Kaze dimulai di medio 90an. Kawasaki Kaze R saat itu dikenal sebagai motor dengan rangka kokoh dan lampu belakang yang (IMHO) aneh.

Setelah berbagai facelift termasuk penggantian lampu belakang menjadi lebih “normal”, brand Kaze seakan tidak terurus. Ketika Kawasaki meluncurkan Blitz, nama Kaze tidak dipakai lagi. Baca selanjutnya…

Lika-Liku Kemacetan Jakarta (guilty pleasure – 2)

Januari 8, 2011 8 komentar

Nikmat membawa sengsara berikutnya adalah “ambil jatah orang lain”

Masih seputar improvisasi di jalanan. Kali ini kita lihat pengendara Jakarta yang menyerobot jatah orang lain mulai dari trotoar dan jalur busway.

Be a pedestrian, lewat trotoar

Pengendara motor di Indonesia mungkin adalah pengendara motor dengan refleks dan koordinasi gerak terbaik sedunia. Dengan waktu berpikir sepersekian detik, begitu melihat kemacetan di depan, yang terpikir adalah bagaimana untuk mengakali supaya masih bisa maju ( 🙂 ). Baca selanjutnya…

Suzuki Axelo, antara Supra , Jupiter, Kaze, dan Shogun (bag-1)

Januari 7, 2011 12 komentar

Suzuki Axelo

Sempat stagnan, Suzuki bergerak lewat Titan sekarang saudara seperguruannya – Shogun mendapat tampilan baru dan nama baru: Axelo.

Layaknya Titan dengan Smash, Axelo masih membawa nama Shogun di depannya. Brand Shogun kuat, dari jaman Shogun kebo hingga saat ini bisa disejajarkan dengan brand Supra (X, XX, V, Fit, 125) , Jupiter (Z dan MX) dan Kaze(R, 125, Zone, ZX130). Ayo kita bahas satu-satu. Baca selanjutnya…

Lika-Liku Kemacetan Jakarta (guilty pleasure – 1)

Januari 7, 2011 8 komentar

Di depan traffic light

Kenikmatan yang membawa rasa bersalah, atau kesalahan yang membawa kenikmatan?

Pertama-tama adalah traffic light yang kerap jadi hujatan (aarrgghhh merah lagi!!!). Anak SD juga tahu kalau lampu merah artinya berhenti, lampu kuning hati-hati, dan lampu hijau jalan. Tapi hebatnya orang Jakarta dalam berimprovisasi membuat ruang baru aturan rimba di jalan ibukota. Baca selanjutnya…

Lika-Liku Kemacetan Jakarta (prolog)

Januari 7, 2011 9 komentar

Macet - ngunci

Jakarta adalah macet, macet adalah Jakarta.

Keduanya adalah kawan lama sejak dulu. Weekend di Jakarta yang kita bilang sebagai Jakarta yang tidak macet-pun masih dianggap semerawut oleh teman saya dari luar kota. Tercatat Jakarta bisa lengang kalau libur lebaran, itupun hanya sekedar memindahkan penduduk (dan macetnya) keluar kota.

Karena identik dengan macet, penduduk Jakarta juga jadi familiar dengan semerawutnya Jakarta. Lantas ini semua menjadi budaya, budaya macet. Karena tiap hari disuguhi kendaraan yang berdempet-dempet berebut tempat di jalan, kemacetan jadi mengendap di pembuluh darah penduduknya. Berangkat pagi dengan kemacetan begitu juga dengan pulang. Uji kesabaran sudah menjadi makanan sehari-hari, jadi jangan heran kalau orang bule bilang kita orang sabar-sabar.

Tapi mari kita lihat detil-detil kemacetan yang kadang-kadang luput dari mata, dari kacamata biker yang beberapa kali menyenggol spion mobil di sebelahnya…

Apologia di Awal 2011

Januari 7, 2011 18 komentar

Saya awali tahun 2011 ini dengan berapologi kepada brother sekalian. Sudah terlalu lama Fanderlart tidak menulis

Priyadingitis adalah penyakit yang nyata brother sekalian, berbulan-bulan tidak membuka blog, apalagi menulis menumpulkan gairah ujung jari saya untuk mengetik. Diawali dengan kesibukan yang bertambah sehingga blog menjadi tidak terurus, alhasil blog tidak dikunjungi dari satu hari-satu minggu-satu bulan hingga saat ini

Sekali lagi saya minta maaf brother sekalian, yang terjadi adalah keengganan untuk kembali. Barangkali setelah sekian lama saya menulis saya jadi jenuh dan ingin menarik diri. Tapi yang terjadi saya malah tidur siang terlalu lama, saya jadi malas bangun, bukan begitu brother sekalian?

Tapi baiklah saya akan mulai 2011 ini dengan menulis lagi, itu resolusi saya di tahun ini, dibantu oleh seorang teman.

Sudah terlalu lama saya tidak membuka halaman ini, sudah terlalu lama sampai-sampai saya agak linglung dengan navigasi blog saya sendiri.

 

Fanderlart is back

Kategori:Lain-Lain, Motor, Selingan