Arsip

Archive for the ‘jalan-jalan’ Category

FYI : Traffic Light Mati – 26 Jan 2011

Januari 26, 2011 6 komentar

ilustrasi

Traffic light di sepanjang Jl. Imam Bonjol Tangerang (sekitar 17.30) dan Perempatan Puri (18.10) mati, ada konfirmasi???

Iklan

Jalan Balik… Jogja-Tangerang (Jiah Hujan…)

Januari 2, 2010 19 komentar

2 Januari 2010

Inilah mengapa saya ndak suka turing di bulan Desember-Januari. Pasalnya musim hujan bukan kondisi yang cocok buat jalan jauh naik motor, ditambah bergelut dengan jalan naik-turun. Berbeda dengan nasib hoki saat berangkat, kini saya harus berbasah-basah ria.

Start dari Jogja jam 3 pagi. Rencana sih berangkat jam 1 pagi tetapi ternyata teman saya ndak bisa. Perkiraan saya untuk menghindari jalan gunung yang gelap di Temanggung-Weleri saya mengambil jalan selatan dulu sebelum masuk ke pantura. Baca selanjutnya…

Review Ki Joko Ireng-Turing Jakarta-Jogja-Ngawi

Desember 28, 2009 14 komentar

Dari turing saya yang baru-baru ini dan yang di tengah tahun yang lalu ada perbedaan antara nyemplak Jupiter MX dan Apache. Dimana perbedaanya?

Ergonomi

Jupiter MX adalah bebek, Apache adalah sport, kodratnya sudah berbeda. Sewaktu naik Jupiter MX tidak ada tangki yang bisa dijepit, ini membuat keseimbangan tidak bisa solid. Berbeda dengan Apache yang memiliki tangki depan, saya bisa memantapkan keseimbangan dengan mengatur posisi kaki yang menempel di tangki.

Posisi duduk Apache lebih merunduk dibandingkan dengan Jupiter MX. Sekilas saya mengira akan kecapekan saat menaikinya. Tetapi ternyata tidak juga, malahan saya lebih santai menaiki Apache dibandingkan dengan Jupiter MX. Mungkin ini disebabkan tangki yang cukup membantu posisi badan dan kaki.

Kelemahan Apache dibandingkan dengan Jupiter MX ada di bobotnya yang lebih berat. Terasa saat masuk kota dan harus berhadapan dengan kepadatan, Jupiter MX bisa lebih lincah. Baca selanjutnya…

Turing Jakarta-Jogja-Ngawi-Jogja Desember 2009

Desember 28, 2009 7 komentar

Di akhir tahun ini saya turing lagi Jakarta-Jogja-Ngawi, kali ini ditemani Ki Joko Ireng.

Jakarta-Jogja

Bersama dengan dua teman (satu Pulsar satu RX King) kami start dari Cikarang tanggal 19 Desember jam 4 pagi(sebenarnya bukan Jakarta sih tapi kan ndak jauh-jauh amat dari Jakarta). Berbeda dengan tengah tahun lalu kali ini kami melewati jalur generik (baca: Pantura), perhitungannya jalur tengah yang bergunung-gunung akan menyulitkan di musim hujan seperti ini.

Tidak istimewa sih, berbeda dengan jalur tengah yang melewati Nagrek-Malangbong serta Banjar ke Timur yang cukup menantang karena berbukit-bukit, Pantura dikenal dengan jalur lempengnya. Ah tapi karena lempeng juga jarum speedometer bisa stabil di 90-100kpj. Jalur tidak padat termasuk di titik rawan macet termasuk di Cirebon. Baca selanjutnya…

Akhirnya 500km Juga-Plus Pengalaman Bersama Ki Joko Ireng

September 6, 2009 12 komentar

Maaf kalau beberapa hari belakangan tidak bisa posting karena kesibukan (pergi jam 6 pagi pulang jam 11 malam). Tapi berhubung STNK baru dapat maka dimulailah jalan-jalan bersama Ki Joko Ireng.

Belakangan target 500km baru saja dicapai, berarti sudah saatnya untuk servis perdana. Selama 500km ini sudah banyak juga pengalaman unik di atas Apache hitam ini.

Dan ini dia pengalaman-pengalaman “aneh” yang didapat di atas (dan di samping) Ki Joko Ireng: Baca selanjutnya…

Mission Acomplished: Engine Guard Rampung!!!

Agustus 27, 2009 19 komentar
Engine Guard Complete!!!

Engine Guard Complete!!!

Tadi pagi setelah dibawa ke bengkel langsung dikerjakan. Bahan engine guard buat Tiger langsung diukur ke rangka. Ternyata engine guard Tiger ukurannya terlalu besar sampai ke bawah sedangkan Apache sudah punya dudukan buat engine guard jadi mau tidak mau harus dipotong.

Bagian samping engine guard dipotong sekian cm dan lengkungan besi bagian bawah dipotong untuk menyesuaikan. Pemotongan harus presisi karena setelahnya langsung dilas. Sebelumnya dibuatkan pegangan sendiri supaya bisa dipasang ke dudukan engine guard di downtube. Baca selanjutnya…

Next Project: Engine Guard

Agustus 26, 2009 24 komentar

Berhubung Apache Indonesia dikebiri engine guard-nya makanya saya berniat memasang engine guard di motor ini. Yang jadi masalah adalah susah menemukan engine guard khusus buat Apache, jadi mau tidak mau saya custom.

Dari toko variasi yang saya sambangi dia menawarkan harga Rp 150 ribu buat bahannya dan untuk ongkos pengerjaan ditawarkan Rp 30 ribu. Baca selanjutnya…