Arsip

Archive for the ‘Hiburan’ Category

Tarix Jabrix, Gambaran tentang Genk Motor?

Mei 1, 2008 7 komentar

Film yang menarik dengan latar belakang fenomena genk motor di Bandung. Seperti oase di tengah gurun, film ini menghadirkan suguhan yang berbeda di tengah gelombang fi horor Indonesia. Plus bumbu-bumbu humor yang memikat mulai dari awal cerita sampai ending. Soal kelucuan slapstick yang kadang-kadang muncul okelah, toh cukup efektif memancing tawa.

Kisahnya bercerita tentang Cacing yang gagal masuk ke genk motor bernama The Road Devil karena peraturan-peraturan yang diterapkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Setelahnya ia mengajak teman-temannya Mulder, Dadang, Coki, dan Ciko untuk membuat sebuah genk motor baru bernama The Tarix Jabrix. Sebagai sebuah genk mereka cukup berbeda yaitu menjunjung tinggi peraturan lalu lintas dan menghormati orang tua. Baca selengkapnya…

Kisah Cerpenis Part 2

Februari 16, 2008 3 komentar
Teras, Cerpenis, dan Cerpen Tembus Pandangnya

Perkenalkan, nama saya Bambang Susanto, 23 tahun, aku memang sudah lulus kuliah setahun yang lalu, namun aku masih menganggur. Entah mengapa rasanya malas selalu menghinggapi diriku bila ingin melakukan sesuatu, kecuali untuk hal-hal tertentu. Ah, untung aku segera memperkenalkan diriku, biasanya aku malas untuk memperkenalkan diri, kepada tamu, kepada orang di telepon, dan bahkan kepada pimpinan perusahaan tempat aku melamar kerja untuk pertama dan terakhir kalinya.

Kalau aku bilang aku sedang malas, mungkin ini adalah saat dimana rasa malasku memuncak. Yah, duduk-duduk di teras rumah sewaktu sore hari, ditemani teh tawar panas dan singkong rebus (aku suka singkong rebus dan tak pernah lupa untuk membuatnya sebelum aku duduk-duduk di teras). Bila semuanya sudah disiapkan aku tinggal duduk di kursi di samping kiri meja dan mulai membaca atau mendengarkan musik lewat mp3 player.
Teras rumah ini memang teras rumah lama, rumah ini sudah berdiri sebelum bapak dan ibuku menikah, mereka membelinya dari seorang kolektor perangko yangsudah renta. Beberapa kali rumah ini direnovasi, tetapi entah mengapa renovasi tak pernah menyentuh teras ini. Segalanya masih sama seperti dahulu, kecuali meja dan kursi baru yang menggantikan bangku panjang yang sudah lapuk.
Banyak hal yang bisa diceritakan soal teras ini, banyak hal yang menarik yang bisa aku ceritakan. Tapi berhubung aku sedang santai, lebih baik nanti saja ya….Waduh aku menenggol cangkir teh sampai tumpah isinya. Wah mungkin saja ini sebuah pertanda buruk…ya sudah aku ceritakan salah satu kisah. Tetapi nanti ya, setelah aku membereskan tumpahan teh ini. Baca selengkapnya…

Kategori:Cerpen, Hiburan Tag:

Octavarium (song)

Desember 31, 2007 3 komentar

Mohon maaf bagi yang mengira bahwa ini adalah lagu buatan saya. Tidak, tidak, saya terlalu pemula untuk membuat lagu seperti ini…

lagu ini adalah ciptaan salah satu band favorit saya, Dream Theater (DT). Berasal dari album dengan judul yang sama, lagu ini menawarkan pengalaman menikmati musik dengan cara berbeda.

Berbeda dengan band-band lain yang menciptakan lagu sederhana, cenderung easy listening, sing along, dll. Dream Theater menawarkan konsep progresive metal yang rumit dan sulit dicerna oleh orang kebanyakan. Baca selengkapnya…