Beranda > Informasi, jalan-jalan, Motor > Jalan Balik… Jogja-Tangerang (Jiah Hujan…)

Jalan Balik… Jogja-Tangerang (Jiah Hujan…)

2 Januari 2010

Inilah mengapa saya ndak suka turing di bulan Desember-Januari. Pasalnya musim hujan bukan kondisi yang cocok buat jalan jauh naik motor, ditambah bergelut dengan jalan naik-turun. Berbeda dengan nasib hoki saat berangkat, kini saya harus berbasah-basah ria.

Start dari Jogja jam 3 pagi. Rencana sih berangkat jam 1 pagi tetapi ternyata teman saya ndak bisa. Perkiraan saya untuk menghindari jalan gunung yang gelap di Temanggung-Weleri saya mengambil jalan selatan dulu sebelum masuk ke pantura.

Jogja-Kebumen-Wangon-Ajibarang-Bumiayu-Ketanggungan-Brebes-Cirebon-Jatibarang-Cikampek-Jakarta-Tangerang

Tapi siapa yang nyana ternyata saya harus menghadapi hujan dari Wates (Jogja) sampai Ajibarang. Selama 150km harus berhadapan dengan gelap, jalanan yang tak mulus, hujan lagi…

Keinginan saya untuk memacu motor memanfaatkan keadaan yang masih sepi jadi tertahan. Padahal perkiraan saya kalau mau jalan cepat saya bisa sampai di Wangon-Ajibarang saat matahari terbit. Ternyata sampai pukul 7 saya baru masuk Wangon.

Ealah…

Untungnya jalur pantura masih menyisakan kesempatan saya untuk memacu Ki Joko Ireng. Melawan bus dan truk luar kota ditambah (banyak juga) mobil dan motor berplat B. Kontras dengan hujan di selatan, Pantura panasnya minta ampun…

Tetapi sial lagi-lagi datang… Sampai di Cikarang hujan deras melanda lagi. Cukup deras untuk membuat banjir jalanan, memaksa saya memacu tidak lebih dari 40kpj. Hujan terus berlanjut sampai Kalimalang…

Kalau di musim kemarau nanti boleh juga ya menjajal di jalur tengah yang banyak kontur gunungnya… pasti lebih menantang. Asal ndak kepeleset lagi aja…

Iklan
  1. Januari 3, 2010 pukul 6:23 am

    review juga dong bro kira2 brapa liter bensin yg dperluin.. πŸ™‚
    salam kenal dari saia di jogja :mrgreen:

  2. Januari 3, 2010 pukul 9:20 am

    pernah kepleset ya Om waktu nunggangin joko ireng??

  3. Laksito
    Januari 3, 2010 pukul 6:05 pm

    Pa’, ning Sampean ra gering, th0?!

    Mugia saesae maw0n, nggih ….

    Ngangg0 jas udan merek opho, Den?

  4. Januari 3, 2010 pukul 6:50 pm

    wah,kalo jalur tengah rutenya mana saja itu?

    • ade
      Juli 15, 2010 pukul 11:31 am

      jalur tengah lewatnya ya Jogja-Kebumen-Wangon-Ajibarang-Bumiayu-Ketanggungan-Brebes-Cirebon-Jatibarang-Cikampek-Jakarta-Tangerang.
      kl lwt jalur selatan, baru lwt tepi pantai…
      hahaha….
      tapi relatif lah… tengahnya mana.

  5. sabdho guparman
    Januari 4, 2010 pukul 10:54 am

    jalur selatan kayaknya lebih menantang dari pada pantura ya mas fander?
    banyak tanjakan dan tikungan kelak-kelok. . .
    ane kemarin pas liburan akhir tahun ke sumedang lewat karawang – purwakarta – sumedang keren juga tuh treknya mas, dijamin “ngeden” motornya gigi 1 ama 2 mulu . . .
    rencana mau mudik ke cepu tapi saudara ngajakin ke sumedang e. . . treknya diluar dugaan . . .

    keep brotherhood,

    salam,

  6. chekers
    Januari 5, 2010 pukul 9:43 am

    untung kmrn wkt taun baru ke jogja dr sby kena hujannya pas smp klaten. aman… pulangnya jg kena hujan pas di mojokerto. udah deket sby πŸ™‚

  7. yahonsuwakanja
    Januari 6, 2010 pukul 4:50 pm

    Jalur favorit R2
    Karawang-Subang-Sumedang-Wado-Malangbong-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar-Majenang-Wangon-Kebumen-Purworejo- dst…..
    Enduro buat biker & motornya jg…

  8. nick69
    Januari 7, 2010 pukul 5:20 am

    Jalur favorit gw
    Denpasar gilimanuk ktapang situbondo probolinggo pasuruan mojokerto jombang nganjuk ngawi sragen solo klaten sleman magelang
    Sangat cocok utk nyiksa mesin

  9. hafier
    Januari 8, 2010 pukul 1:21 pm

    Pernah jajal lewat jalur ini ga bro…

    Tangerang-bogor-puncak-cinajur-bandung-malangbong-tasikmalaya-banjar-ciamis…jawa tangah..

  10. imyut
    Januari 10, 2010 pukul 2:33 pm

    Jalur tengah.
    Kalo udah sampe cirebon.
    Purwokerto-Purbalingga-Banjarnegara-Wonosobo-Temanggung-Jogja.

  11. Jalisa
    Januari 11, 2010 pukul 4:05 pm

    Baliknya ke Jogja lewat dimarih brur…

    Purwakarta – Sadang – Subang – Cikamurang – Kadipaten – Majalengka – Cikijing – Panawangan – Rajadesa – Rancah – Cisaga – Banjar – Wangon dst…

    Maknyusss….!! Xixixi…

  12. Januari 12, 2010 pukul 9:32 am

    Setelah berhasil mempertahankan takhta sebagai pemimpin pasar motor nasional tahun lalu, kini PT Astra Honda Motor (AHM) siap memecahkan rekor baru pada 2010. Mereka berupaya, penjualan bisa menembus 3 juta unit atau naik 11 persen dari tahun lalu (2,7 juta unit).

    Julius Aslan, Direktur Pemasaran AHM, menjelaskan bahwa pasar motor nasional setidaknya akan naik sekitar 7 persen menjadi 6,2 juta unit dari tahun lalu 5,8 juta unit. Prediksi ini diamini Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Shinduwinata yang justru lebih optimistis.

    “Tren pasar otomotif itu selalu mengacu pada target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah, baik mobil maupun motor. Kalau pemerintah menargetkan 5,5 persen maka pasar motor juga akan naik sekitar 11 persen tahun ini,” ujar Gunadi kepada Kompas.com, Minggu (10/1/2010).

    Julius menambahkan, prediksi pasar yang dilakukan AHM memang lebih rendah ketimbang AISI karena akan ada kecenderungan kenaikan suku bunga pada pertengahan tahun. Pasar motor yang 70 persen ditopang penjualan dengan skema kredit bisa berpengaruh negatif. “Pasar akan tetap tumbuh, tapi kita pakai angka konservatif sajalah,” kata Julius.

    Terkait persiapan ATPM tahun ini, AHM bakal melepas berbagai model baru untuk mendongkrak penjualan. Namun, mereka enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai produk-produk baru. “Saya tidak dapat menyebut di sini karena kompetitor nanti bakal tahu strategi kami,” ungkap Julius.

    Sepanjang 2010, target AHM adalah menguasai pangsa pasar 47 persen atau meningkat dari tahun lalu (46,1 persen). Sementara itu, hingga akhir 2009, AHM masih menduduki posisi teratas

  13. syu
  14. chris
    Januari 20, 2010 pukul 11:56 pm

    Bro, ada rencana touring Jakarta – Jogja lagi gak ? Gue pengen ikutan, gimana kalau pertengahan februari, atau maret ?

  15. Januari 28, 2010 pukul 11:08 am

    Woi jogja-jl.wates>purwokrto dulu?, kalo enake motor lue naikin kreta aj, trus lue ikut jg KA,asik bisa pdkt cewe coi…

  16. Oktober 12, 2010 pukul 2:35 pm

    mampir Bos, ditunggu ya kunjungan baliknya…

  17. r a m e
    Desember 7, 2010 pukul 1:47 pm

    ya namanya juga touring….

    harus siap dari segala kondisi….

    mau itu panas bgt ataupun hujan besar…..

    yan penting kan kebersamaan antar sesama club….

    btul gak???????

  18. gogo
    Januari 9, 2011 pukul 6:09 pm

    touring yg mantab..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: