Beranda > Informasi, Marketing, Motor > Blitz dan Edge Melawan Para Penguasa

Blitz dan Edge Melawan Para Penguasa

Masih nyambung dengan positngan saya yang ini.

Bagaimana posisi Edge dalam melawan Blade dan Jupiter sudah saya bahas di postingan yang terdahulu. Sekarang saatnya kita lihat dua “jagoan” Kawasaki dalam melawan para penguasa bebek 110-115cc.

Kenapa saya tulis “jagoan” (dengan tanda kutip), soalnya Blitz yang diposisikan di bawah Edge sudah lama melempem, ndak ada taringnya. Namanya semakin tenggelam dengan kehadiran Vega, Revo, dan (dulu) Smash.

Sebenarnya sih saya berharap si Blitz ini diganti saja dengan Edge-sepenuhnya. Umurnya sudah layak untuk di daur ulang, butuh suntikan doping lebih. Tapi ternyata Edge diposisikan Kawasaki sebagai pendamping Blitz…hmmm

Blitz

Sesuai kodratnya, lawan berat Blitz adalah Absolute Revo, Vega series, dan (agak berat) Smash. Harga Blitz standar Rp 11 juta, jelas dibawah pesaingnya, kalau kita berpatokan pada harga Blitz jelas menang. Terus ke performa, Blitz no problem lah, menurut testimoni pengguna dan mekanik motor ini karakternya stabil dan nyaman.

Masalahnya dari awal diluncurkan sampai sekarang, Blitz minim facelift. Karakter orang Indonesia yang bosenan telak memukul penjualan Blitz. Vega sudah beregenerasi total beberapa tahun lalu, lalu muncul Vega ZR. Begitu juga dengan Supra Fit lalu Fit X lalu Revo lalu sekarang Absolute Revo. Smash juga sempat facelift beberapa tahun lalu. Blitz masih berkutat dengan yang itu-itu saja.

Duo Blitz-Edge

Secara value Blitz-Edge punya kans lumayan buat melawan para raksasa. Bukan melindas sih, cukup dilawan saja, asal jangan malah balik dilindas. Mengapa? Langkah duo ini masih terhambat Blitz yang uzur dan tentu saja brand image Kawasaki yang hmmm…bukan spesialis motor murah.

Kalau bicara tentang pendapat saya soal keberhasilan keduanya jujur saja tidak tinggi-tinggi amat. Athlete pun penjualannya masih dianggap jauh daripada kompetitor, meskipun ini bukan produk dengan value underdog. Buat saya sih hal yang sama sepertinya akan terjadi juga pada duo ini. Harapan saya buat total penjualan keduanya yah ndak jauh beda dengan Smash, itu sudah cukup bagus.

Apa yang bisa dilakukan dewi penyelamat buat duo ini?

Setelah bertelor Ninja 250, KLX 150, dan motor-motor premium lainnya, Kawasaki bisa memanfaatkan momen. Dari sisi advertising bisa saja menggunakan iklan ala Blade yang mengklaim turunan motor sirkuit. Buat saja yang heboh, sedikit hiperbola juga boleh soalnya konsumen sini suka yang begini-begini.

Nah kalau sudah mantep kan bisa agak plong jalannya..oke???

  1. Oktober 13, 2009 pukul 9:03 pm

    tidak berahrap banyau\k, cuma sekedar “alternatif”

  2. sndz
    Oktober 13, 2009 pukul 10:35 pm

    bukane blitz suda diskontinyu mas???setau saya suda beberapa bulan ini ga ada kiriman blitz ke dealer dan waktu tanya ke salesnya kawasaki emang uda diskontinyu…

  3. Oktober 14, 2009 pukul 8:32 am

    populasi blitz juga masih dalam hitungan yang sedikit kok. cocoknya blitz di refresh lagi dan performa mesin sedikit di naikkan agar dapat bersaing lagi. salute to kawasaki dah

  4. Oktober 14, 2009 pukul 9:12 am
  5. Paymin suhendro motto
    Oktober 14, 2009 pukul 9:53 am

    Hanya Orang Bijak yang Membeli dan Memakai Kawasaki…
    Aku yakin, teman2 Bikers pada tau alasannya..!!!!

  6. Mr_lOng'S
    Oktober 14, 2009 pukul 10:18 am

    I Love U Full bro Fanderlat
    ha.Ha.ha

    bangun lg, tdr lg, bangun lg, tdr lg.. Ha.Ha.Ha

    se7 gw
    iklan kawasaki khusus ny d kelas bebek harus All Out n Heboh/hyperbola..
    krn percuma produk baguz klo ga di iklanin orng jdi pda ga tao pa lg d kelas bebek bnyk bngt lawan ny..
    psti konsumen jdi bingung krn bnyk pilihan n bebek kawasaki bakal mkin tenggelam klo promo marketing ny truz2an loyo ky skg..

  7. diar
    Oktober 14, 2009 pukul 10:26 am

    mungkin iklannya bisa pinjem sosok ninja 250R yg lagi ngebut terus tiba-tiba bertranformasi jadi edge terus ada kata-kata “Can you deny the Quality ?” hehehe

  8. Oktober 14, 2009 pukul 11:14 am

    xieeeppp…gasssssssss

  9. Oktober 14, 2009 pukul 11:15 am

    salam kenal

  10. yahonsuwakanja
    Oktober 14, 2009 pukul 1:00 pm

    @Mr.Iong….
    produknya beda tipis dgn kompetitor-lah…tapi yg paling banyak dikeluhkan 3S-nya bro….
    orang jadi males beli…..
    halo KMI…..gmana after salesnya nih….

  11. Oktober 14, 2009 pukul 1:29 pm

    numpang info ya bro
    Yamaha-Friends.com
    akan mengadakan gathering dalam waktu dekat di surabaya
    bwt friends yang berminat untuk bergabung klik saja link di bawah ini
    http://www.yamaha-friends.com/?act=articles&aid=13

    oh ya gathering sehubungan dng launching produk baru oleh YMKI juga msh dibuka lho info klik saja di bawah ini
    http://www.yamaha-friends.com/?act=articles&aid=131

    thanks……

  12. Oktober 14, 2009 pukul 4:22 pm

    Aku terawang: KAWASAKI EDGE pasti gagal dikelas bebek. (catet…)

    Maksud hati mencari untung malah buntung…
    Mendingan konsetrasi di NINJA dan KLX, bebek dan matic kasih Honda atau Yamaha…

  13. Mr_lOng'S
    Oktober 14, 2009 pukul 7:34 pm

    @ Yahon
    iya jga c
    tp kan itu bwt yg tinggal di daerah2 tp klo d jakarta lumayan banyak jga kog..

  14. Elang Hitam
    November 13, 2009 pukul 2:42 pm

    mungkin Yamaha akan segera mengeluarkan metic baru, lihat aja di
    http://www.yamaha-friends.com/?act=articles&aid=195

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: