Beranda > econo riding, Informasi, Motor, Motor Baru > Honda Nova Titan Mix (Brazil)…Ethanol atau Bensin, Silahkeennnn

Honda Nova Titan Mix (Brazil)…Ethanol atau Bensin, Silahkeennnn

Brazil memang oke, mereka punya program kendaraan bio-ethanol terbesar di dunia (dari mbah wiki). Brazil dan AS memproduksi 70% ethanol dan 90%nya digunakan untuk konsumsi kendaraan. Nah yang unik dari Brazil adalah kendaraan-kendaraan dengan bahan bakar fleksibel, mau ethanol atau bensin monggo. Flex (sistem bahan bakar fleksibel) lebih dikenal di dunia roda empat, namun Honda baru-baru ini meluncurkan motor flex pertama di dunia yang dijual bebas: Nova Titan Mix.

Jangan menilai dari tampangnya yang cingkrang, didalamnya ada teknologi unik yang jadi salah satu solusi pengganti bahan bakar fosil. Titan Mix mampu menenggak bio-ethanol, atau bensin, atau campuran dari keduanya. Berbeda dengan bahan bakar campuran ethanol (seperti bio-solar) di Indonesia, bio-ethanol di Brazil dimanfaatkan 100% persen untuk bahan bakar (bukan dicampur dengan bensin). Kendaraan biasa bisa menenggak bio-ethanol asalkan dimodifikasi lebih dulu.

Penggunaan teknologi ini selain untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil juga dapat mengurangi pencemaran udara. Bio-ethanol bisa mengurangi produksi CO2 sampai sekian persen selain itu di Brazil penggunaan ethanol sebagai bahan bakar dinilai lebih murah ketimbang bensin.

lampu indikator bahan bakar

lampu indikator bahan bakar

Tidak cukup sampai di situ, selain mengadopsi teknologi flex-fuel, Nova Titan Mix juga sudah ditempeli sistem injeksi (PGM-Fi). Hehehehe, tampang boleh cingkrang tapi teknologi tinggi bro. Sebagai catatan antara menggunakan ethanol dan bensin mempengaruhi output tenaga dari mesin. Motor ini bisa menghasilkan 14,3 bhp saat menggunakan ethanol sedangkan saat menggunakan bensin turun sedikit yaitu 14,2 bhp. Tambahan lagi Nova Titan Mix juga dilengkapi lampu indikator, saat menggunakan ethanol atau campuran.

Flex-fuel sukses di Brazil, pemerintah di sana serius soal pengembangan teknologi ini. Di Indonesia? Bisa saja sih, tergantung pemerintah serius tidak membangun infrastruktur di sini? Ngomong-ngomong buat bio-ethanol butuh lahan tebu berapa luas ya buat satu Indonesia???

catatan: Website Honda Nova Titan Mix (bahasa Brazil)

Iklan
  1. adul
    Agustus 31, 2009 pukul 9:58 am

    Pertamax, eh… bioetanol. tul bro yang penting keseriusan pemerintah. di Lampung sudah ada 150ribu Ha tebu. bioetanol juga by product jadi gak mengganggu produksi gula.

  2. apdri
    Agustus 31, 2009 pukul 11:05 am

    selain etanol kayaknya di sini juga ada gas alam/elpiji,
    tapi belum ada pabrikan motor yang serius garap…
    btw bentuk motornya mirip bajaj xcd

  3. Laksito
    Agustus 31, 2009 pukul 12:05 pm

    Iq nggae nggebuki XCD 125 karo Thunder, yo?

  4. Alon2 Asal Kelakon
    Agustus 31, 2009 pukul 3:21 pm

    Di Indo kayaknya susah deh 0m..

  5. Agustus 31, 2009 pukul 5:41 pm

    @Adul
    komentar dari pemerhati alam: pengalihan lahan hutan untuk dijadikan lahan tebu akan membuat masalah baru, well…ada sisi buruknya juga teknologi ini…

    @Apdri
    sempet ada modifikasi motor dengan bahan bakar elpiji, semoga aja jadi populer… asalkan elpiji ga pake acara langka lagi…

    @Laksito
    wah nang Brazil ketoke ra ono Thunder karo XCD deh hehehehe…

    @Alon2
    Butuh dana buat pembangunan infrastruktur plus pengadaan sumber ethanol dalam jumlah massal bro…plus butuh niat juga (tapi balik lagi ke balasan saya ke bro Abdul, ada sisi negatifnya juga)

  6. Agustus 31, 2009 pukul 6:54 pm

    Model motornya spt megapro

  7. September 4, 2009 pukul 3:07 pm

    cungkring tapi mampu berlari..

  8. September 11, 2009 pukul 1:58 am

    wah keren…..bio ethanol itu sejenis alkohol yah. kok bisa yah di jadiian bahan bakar, tapi keren, mantab,,kapan ya teknologi ini bisa diterapkan di indonesia?

  9. September 11, 2009 pukul 8:28 am

    @Modified
    Butuh investasi soal lahan tebu atau singkong, infrastruktur, terus regulasi, produk dari pabrikan, masih lama mas, kalau dimulai sekarang paling 5-10 tahun lagi, itupun kalau niat…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: