Beranda > Hasil Pemikiran, Informasi, Marketing, Motor, Refleksi dan Berpikir > Strategi Praktis Buat Kymco-Tiru Bajaj Saja

Strategi Praktis Buat Kymco-Tiru Bajaj Saja

Oh bukan meniru produk line-up Bajaj, cukup kita pelajari saja strategi-strategi praktis ala Bajaj di Indonesia.

Kymco sudah melaju di Indonesia sejak tahun 2000-an awal. Tapi hingga sekarang keberadaannya belum bisa dikatakan diterima sepenuhnya oleh orang Indonesia. Apa ada alasan khusus dibalik ini semua?

  1. Produk yang tidak familiar, Kymco memang yang pertama bermain serius di sektor skubek Indonesia, tapi pendidikan pasar dilakukan pertama kali oleh Mio-dan berhasil, mengapa? Produk Kymco kebanyakan berkiblat pada skubek ala eropa yang gendut dengan lingkar roda 10-12 inchi. Kita tahu model ini tidak diminati sebagian besar masyarakat Indonesia.
  2. Kymco terlalu bersikeras pada pendiriannya. Produk ala eropa yang sudah jelas tidak cocok malah dipaksakan, sementara masyarakat sudah didikte oleh Mio yang ke-bebek-an. Alhasil skubek-skubek gendut ala Kymco tidak berhasil. Mulai muncul kompromi sejak zaman Free-series, namun lagi-lagi kompromi tidak utuh, masih menyisakan bentuk ala eropa yang-tidak memuaskan.
  3. Jaringan yang lemah. Dibandingkan dengan jaringan kuat ala skubek Jepang, Kymco tidak memiliki jaringan yang mumpuni. Hal ini diperparah dengan lemahnya progres Kymco soal memperluas jaringan, padahal kita tahu konsumen kita sangat sensitif soal ini.

Ada baiknya Kymco berkaca pada Bajaj, sebagai pendatang baru merek India satu ini memiliki progres yang lumayan bagus. Padahal Bajaj menyandang nama yang sudah kadung beken sebagai kendaraan roda-tiga pengangkut penumpang-plus barang. Tapi kini muncul dengan produk yang patut disandangkan dengan nama besar dari Jepang. Mengapa bisa demikian?

  1. Penetrasi produk yang fokus. Bajaj tidak neko-neko dengan terjun di sektor bebek yang sudah jelas berdarah-darah. Mencuri dari sektor motor sport sudah cukup. Kalau dilihat hal ini bisa disamakan dengan Kymco-yang fokus di skubek, cukup skubek-tidak usah neko-neko. Plus produk yang diluncurkan familiar, meski sedikit jenisnya kalau memang cocok pasti bisa.
  2. Manajemen fans-klub motor. Klub Bajaj bermunculan dimana-mana, dengan manajemen yang tepat bisa dijadikan aset perusahaan dalam promosi. Sama dengan Kymco, hanya saja klub Kymco selama ini seakan kalah pamor dengan klub dari motor Jepang, harus ada manajemen yang kuat dalam membina komunitas.
  3. Perluasan jaringan yang agresif. Bukan hanya progresnya, namun juga eksposnya di media, sehingga masyarakat mampu melihat dan menilai dengan lebih baik, alhasil masyarakat mampu menilai lebih Kymco.

Semua itu saran dari saya, Kymco harus berbenah. Mumpung sekarang sedang pembenahan manajemen, poin-poin ini bisa dijadikan masukan. Tapi ah itu dari saya, saya bisa salah, namanya saja manusia, bukan begitu bro??

  1. petromaxx
    Februari 27, 2009 pukul 12:35 am

    ahh…🙄
    ku pikir tiru model nya mas bro,..
    kok ky desperate bgt deh kesan nya jd kaget heheheheheh..😆

    btw mangstabs ada reply nya..
    jadi kalo ada yg berbalas pantun (hallah..!!:mrgreen: )
    diskusi, argumen, jawab dan bertanya tepat pada urutan dan tempatnya heheheheheh

    • Maret 1, 2009 pukul 5:15 pm

      nyoba fitur anyar bro..hehehe

  2. kuro22id
    Februari 27, 2009 pukul 7:02 am

    Iklan dan jaringan sales dan servis di perbesar.

  3. Februari 27, 2009 pukul 4:44 pm

    hmm.. kita liat sejauh mana penetrasi yang dilakukan dua produsen beda negara ini..

  4. Februari 27, 2009 pukul 8:21 pm

    kalo gue mendingan kualitasnya aja yang diutamakan😀
    salam kenal semua, plz kunjungi blog sederhanaku warnadunia.com

  5. Maret 13, 2009 pukul 9:13 am

    Iya setuju tiru BAJAJ!!! Ayooo keluarin Techno GT 150!!!!!

  6. Juni 22, 2009 pukul 11:38 am

    kalo gw pikir sih secara kualitas Kymco di atas skubek buatan Jepang, tapi manajemen nya ampun deh…. kacau !

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: