Beranda > Informasi, Marketing, Motor > Jetix 50-125-150 (MX Wannabe-Produk Solusi Kymco Keempat-Akhir)

Jetix 50-125-150 (MX Wannabe-Produk Solusi Kymco Keempat-Akhir)

Bebek dari Kymco kita tahu ada Cevira, Spike, dan Visa. Sayang nasib mereka kurang baik, kalah bersaing dengan bebek Jepang. Salah satu akibatnya adalah Kymco pernah mengeluarkan statement untuk lebih fokus ke penjualan skuter. Ok, kita lihat produk apa yang bisa dijual oleh Kymco kalau masih mau nyemplung di kolam bebek.

Dari informasi dari situs Kymco hanya ada satu bebek yang paling bisa diterima oleh orang Indonesia (yang lain terlalu jadul). Kymco Jetix memiliki tiga versi, 50cc/125cc/150cc. Semuanya memiliki basis yang sama, dan tampang yang sama.

Tampangnya sangat MX wannabe, terlihat dari garis desainnya, tulang tengah, dan tampang depannya. Meski demikian bolehlah kita bilang langkahnya lebih baik daripada menjiplak mentah-mentah.

Mesinnya berbeda dengan MX, menggunakan konfigurasi tidur-pendingin udara yang konvensional, tenaganya berkisar dari 2 hp (50cc), 7.8hp (125cc), dan 10,8hp (150cc). Kalau dilihat sangat rendah dibandingkan dengan bebek-bebek lain keluaran Jepang, wah kalau masuk butuh doping agar tenaganya lebih jos lagi.

Soal pemilihan kapasitas, mau pilih yang mana? Saran saya sih pilih yang 125cc  kemudian dikembangkan menjadi 130cc.  Sebab pasar 125cc sudah ditempati pemain super kuat dari pihak Jepang. Sedangkan 150cc-nya belum maksimal sebagai bebek sport, mesin tidur dan berpendingin udara jelas kalah pamor dibandingkan dengan liquid cooled ala MX atau DOHC-mesin tegak ala FU.

Akhir kata, bermain bebek bagi Kymco adalah pilihan yang sangat beresiko, tapi sebagai pemain yang ada di lahan basah Indonesia dengan konsumsi motornya yang besar segala kesempatan masih ada…

Iklan
  1. Petromaxx
    Februari 21, 2009 pukul 9:04 pm

    Wah main di harga satu2 nya agar survive ky nya krn kalo model2 mirip mojep pasti di pandang sbelah mata IMO Sih

    • petromaxx
      Februari 23, 2009 pukul 8:42 pm

      test reply

  2. Februari 21, 2009 pukul 10:56 pm

    kalau ini boleh juga

  3. kuro22id
    Februari 22, 2009 pukul 9:18 am

    Berapaan harganya nih?

  4. Februari 23, 2009 pukul 12:39 am

    kenapa produk cina banyak yang tampangnya kurang prosporsional. terlalu tajam atau malah banyak membulat????

    oto2.wordpress.com

  5. Masked Rider
    Februari 23, 2009 pukul 1:00 pm

    Wah kalo ini jangan dipasarin di sini deh
    bentuknya Oke, cuma pandangan orang pasti nyebut JUPITER MX Banget, (tar dikira barang tiruan) dulu honda Revo 100 cc aja dibilang mirip, padahal ga ada yang mirip. Lha ini ada yang miririiiiiiiiip banget ama MX. Gak usah detail, liohat aja footstep belakang ornamen-nya persis MX, walopun bentuknya mirip punya X1R
    Orang sini kan gengsinya gede, gak mau ama barang tiruan (tau yang dianggep)

  6. rebellion
    Februari 23, 2009 pukul 1:01 pm

    gak familiar aja dimata, klo ada embel2 nya big 4, pasti gak aneh dech…..

  7. rebellion
    Februari 23, 2009 pukul 1:10 pm

    bro fanderlart met kenal yah, sorry neh ngisi2 koment yah…tengkyu

    no problem bro…

  8. ayag0
    Maret 2, 2009 pukul 7:45 pm

    Ga bakal sukses… Contoh minerva T150… Selisih nya blum >10jt

  9. Maret 13, 2009 pukul 9:12 am

    gak mirip ah ama Yamaha Jupiter MX….

    Kymco ada lampu di fairing depan kan sejak skuter jaman jadul akhir 90-an, jadi emang dah trade mark kymco dari dulu tuh model lampu gitu….

    Gak adil ah dibilang mirip MX, kalau mau gitu scorpio mirip tiger dunk?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: