Beranda > Informasi, Marketing, Motor, Motor Baru > TVS Masih (Nekat) Main Bebek

TVS Masih (Nekat) Main Bebek

No offense ya buat penggemar TVS, ada alasan mengapa saya memasang kata “nekat” di judul. Kalau belum pernah tahu silahkan baca artikel ini. Sudah jelaslah, mereka masih mencoba pasar bebek yang notabene dikuasai para pemain lama, susah untuk dimasuki. Apalagi untuk bebek low-end 110cc, sudah jelas ini pasar yang paling kejam nan berdarah-darah (hiperbol). tapi tidak bohong, liat saja sepak terjang Kawasaki Blitz R dan bandingkan dengan Yamaha Vega R dan Honda Revo.

Masih saja ngotot main bebek, TVS berencana meluncurkan bebek 125cc. Bebek ini direncanakan sebagai pendamping dari TVS Neo yang sudah meluncur sebelumnya.

Konsep yang ditawarkan masih belum jelas, namun bebek ini sudah mencapai tahap uji coba. Dalam bulan-bulan ke depan kita mungkin segera bisa menikmati. Kalau melihat kata “pendamping” bisa jadi TVS menerapkan strategi line-up yang lazim, 110cc dan 125cc mesin tidur (ala Smash dan Shogun).

Saya yakin pastilah TVS akan menawarkan fitur-fitur yang lebih lengkap ala motor-motor non Jepang. Tapi yang jadi masalah efektif tidak fitur tersebut, sesuai tidak dengan konsep motornya? Percuma menempeli berbagai macam teknologi tinggi macam injeksi, tak usah begitulah, kopling ganda ala Neo sendiri saya rasa kurang efektif (orang Indonesia sebagian besar masih kurang care dengan fitur yang tak lazim seperti injeksi dan yang satu ini), tapi ini subjektif silahkan tak setuju.

Juga apakah TVS masih nekat-nekat saja? Lah wong pasar bebek 125cc juga pasar yang berdarah-darah, jika tidak ada sesuatu yang baru di motor ini, jangan berharap bisa menarik konsumen. Ambilah konsep yang tidak lazim macamnya Kawasaki Athlete, atau kembangkan inovasi yang lain.

Kata terakhir saya tidak mau menghitung anak ayam sebelum menetas, tidak baik terlalu pesimis dengan TVS yang satu ini.

  1. bima
    Januari 25, 2009 pukul 9:51 pm

    pasar yang akan membuktikan apakah produk india bisa diterima atau tidak?

  2. angkasa
    Januari 26, 2009 pukul 12:45 am

    ^
    yoi……
    kita liat aja,siapa yang berdarah2,siapa yang bisa ketawa ketiwi dan siapa yang sekarat

  3. SkywaveR
    Januari 26, 2009 pukul 6:16 am

    Yup. Betuul. Klo masih dibebek tetap ng bakalan podium. Mending buat motor sport yg bodinya gede. Tp murah harganya. Pasti laku deh. Nehi..?

  4. kuro22id
    Januari 26, 2009 pukul 6:26 am

    Pasar kan iklan sebanyak2nya. Pasti wekweknya laku!

  5. Kecret
    Januari 27, 2009 pukul 9:03 am

    TVS maen Bebek – Bajaj main Batangan , kombinasi yg cukup ampuh menggerogoti pasar motor Jepun…. biar pangsanya saat ini masih kecil, aye yakin seperti Pulsar makin lama makin ‘menjamur’…… sepppppppppp………

  6. Januari 27, 2009 pukul 1:10 pm

    Pasar mah tergantung siapa yang bisa kuasain media,
    Motor jelek, bau apek, jamuran aja klo iklannya gencar laku dimana2..

  7. taufikfeb_UGM
    Januari 27, 2009 pukul 2:35 pm

    buat para pendatang baru seperti TVS, yang ikut masuk meramaikan pasar sepeda motor tipe bebek, masih perlu waktu yang cukup lama dalam membangun brand image di benak para konsumen indonesia. Tidak cukup hanya dengan meluncurkan produkdengan berbagai keunggulan dan inovasi yang dimiliki, tetapi harus belajar bagaimana memahami apa yang didiinginkan oleh konsumen indonesia. setidaknya harus belajar dari pengalaman – pengalaman para pabrikan jepang. Pada intinya riset pasar benar – benar harus dilakukan dengan jeli. Seperti Kawasaki yang berhasil membangun brand imagenya lewat produk NInjanya.

  8. rino
    Februari 7, 2009 pukul 5:06 pm

    bikin Bemo aja klo gk bajaj TVS hahahahah

    • Wonka
      Juli 9, 2009 pukul 11:12 am

      Cma mo ngasi tau bro..tvs tu mantep kualitinya,90 persen lbh onderdilnya asli india..ente mgk blm tau kl india yg py pabrik baja no 1 d dunia.n negara ke2 after cina yg prtmbuhan ekonominya plg pesat d asia br2 ini.disaat yg laen ancur ga karuan kena krisis.n tvs no 1 d india,bajaj ma no 2..n that true. Coba ente bandingkan ma mtr jepang skg,mcm revo n vega..tvs struktur bodynya plg solid.kl mtr jepang ma lewat,kndungan lokalnya 70prsen lbh,body ringan bgt,kena angin ma oleng.uda gt,to2k gmpg protol..ngaku d,kenyataan emg gt kan?tvs 90 prsen msh import,quality psti oklah bro..ente liat apache,cbu full bro.jd jgn underestimate dl ma produk india. Tmbhan lg ni,ITnya india no 1 skg.coba ente liat software2 kmputer,org india tu yg dsign. Jgn mo djajah trus ma jepang..ok bro?jgn marah..pis

  9. akangckp
    April 30, 2009 pukul 1:40 am

    yah, tergantung perjuangan dan stategi, Boss…
    Dulu nggak kepikiran tuh, Yamaha bakal melibas Honda… tapi siapa sangka dengan gencarnya iklan Yamaha, pa lg skrang berani bawa2 Rossy akhirnya honda cukup morat-marit juga…

  10. Laksito
    September 16, 2009 pukul 12:29 am

    Ne0 iq memper kar0 Honda Supra, y0!?

    tp nda’ digugat Honda, khan?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: