Iklan Pre-Launch

Masih ingat, Yamaha Jupiter sebelum diluncurkan secara resmi sudah ada iklannya? Yap, iklan dengan nuansa tekno itu menampilkan bagian-bagian dari Jupiter MX. Namun tentu saja tidak semua bagian ditampilkan. Saat itu beberapa orang sempat penasaran dengan produk baru Yamaha itu dan tidak terkecuali saya. Beberapa tahun berselang saat Honda CS1 mulai kelihatan batang hidungnya. Iklan yang menampilkan sekilas bodi CS1 secara gencar ditayangkan. Tak lama berselang, Honda BeAT juga mendapat perlakuan sama.

Yap, seakan menjadi strategi baru, khususnya bagi Honda dan Yamaha, iklan pre-launch menjadi andalan utama sebelum hari H pelucuran. Biasanya ada kesamaan di antara iklan-iklan semacam ini. Produk yang ditampilkan hanya sekilas dan hanya beberapa saat, biasanya durasi iklan juga sebentar.

Tujuan utama? Tentu saja memerkenalkan produk baru mereka ke konsumen. Dan imbas langsungnya adalah membawa rasa penasaran pada diri konsumen. Konsumen akan berusaha mencari tahu produk apa ini.

Keuntungan penggunaan iklan semacam ini? Tentu saja produk akan lebih dulu dikenal konsumen ketimbang para kompetitor, meskipun pengetahuan konsumen akan produk tersebut masih terbatas. Dalam hal ini, pabrikan yang mampu memerkenalkan produknya lebih awal akan mendapat nilai lebih dari konsumen, atau kasarnya “gue yang pertama” (jadi ingat iklan motor yang itu tuh).

Rasa penasaran konsumen juga terbangun dan apabila produk tersebut sudah di luncurkan, konsumen tidak kaget. Secara, mereka sudah mengenal produk tersebut lewan iklan pre-launch, dan rasa penasaran yang sudah terbangun otomatis juga pada akhirnya membawa pada keputusan membeli produk tersebut. Begitulah poin-poin utama dari iklan pre-launch.

Sisi minusnya adalah biasanya penjualan motor menjadi seret. Namun hal ini menguntungkan bila terjadi pada kompetitor. Namun bagi pabrikan yang sudah memiliki produk serupa atau setidaknya mirip, efek ini akan terasa. Ini adalah akibat dari rasa penasaran konsumen akan produk tersebut yang mengakibatkan penundaan pembelian motor. Mereka akan memilih menunda pembelian karena ingin tahu lebih, apakah produk ini menjanjikan atau tidak. Dan hal tersebut sendiri baru akan terpenuhi apabila produk tersebut sudah diluncurkan.

Tapi bagaimanapun persaingan antar pabrikan kini semakin ketat dan strategi seperti juga cukup menjanjikan.

  1. rupep
    Juni 12, 2008 pukul 8:13 pm

    brengsek!
    masa terus blokmu jadi motor thok??

    terus terang aku nggak setuju ul
    (nggak setuju dengan wajahmu)

    nggak variatiflah…
    bosen…

    nulis masalah sosial… atau kritisi yang lagi hot2nya…
    masa motor?? dimajalah juga banyak…

  2. Juni 13, 2008 pukul 10:22 am

    komentar yang diatas kok hebat banget yaaaaaaaaa
    minum air dingin dulu… baru kirim komentar ok

  3. Juni 13, 2008 pukul 9:08 pm

    kyanya gw milih CS1 aj. coz gw topspeeder sih.
    klo skutik, kyanya gk bnget deh..

  4. riyanto
    Juni 14, 2008 pukul 11:42 am

    iklan model kayak gt bahasa marketingnya teaser advertising, emang kebanyakan perusahaan otomotif yang pake iklan begini. gw sepakat tuh, iklan gini emang buat orang penasaran, bisa nunda pembelian motor gara2 penasaran ama model yang baru. kan bisa kecolongan, abis beli motor baru eeeh motor yang lebih keren nongol dipasaran haha!(pengalaman peribadi)

  5. mansur
    Juli 9, 2009 pukul 1:54 pm

    Gw dari Malaysia sangat berminat untuk tau lebih dalam tentang motor ini,

    brapa ya top speednya?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: