Beranda > Motor, Safety Riding > Bermotor Sambil Menelepon

Bermotor Sambil Menelepon

Pernahkah anda melihat orang yang bermotor sambil menelepon? Atau anda sendiri pernah melakukannya? Secara kaidah berkendara, hal tersebut sangat tidak aman dan salah satu kemungkinan buruk dari ketidakamanan tersebut tentu saja mengalami kecelakaan dan lebih burukkematian. Sebenarnya apa yang membuat menelepon sambil berkendara itu tidak aman? Kira-kira begini:

  1. Bila anda menelepon dengan telepon genggam, tentunya anda harus melepas helm agar bisa mendengarkan pembicaraan bukan, dengan kata lain anda telah melepas salah satu dari peranti keselamatan dan kepala anda tidak akan terlindungi bila mengalami benturan saat jatuh.
  2. Dengan memegang telepon genggam di satu tangan, berarti anda hanya mengendalikan motor dengan satu tangan, akan tidak stabil dan membuat respon terhadap keadaan di jalan (misal: kendaraan di depan berhenti mendadak, binatang lewat, dll) berkurang, siap-siap saja nabrak.
  3. Walaupun poin nomor 1 dan 2 dipenuhi (misal: menggunakan headset yang menyatu dengan helm), anda tidak akan terhindar dari pembagian fokus perhatian, anda harus membagi porsi perhatian antara jalan dan pembicaraan, padahal berkendara membutuhkan perhatian yang tinggi. Siap-siap nabrak (lagi).
  4. Tentunya anda bisa ditangkap polisi karena melakukan pelanggaran lalu-lintas. Agak ngaco tetapi faktanya banyak orang menghindari pelanggaran lalu-lintas karena alasan ini.

Sekiranya anda membawa telepon genggam selama berkendara supaya tidak tergoda untuk menelepon sambil berkendara, ada beberapa tips:

  1. Hanya menjawab telepon saat berada di tempat aman (pinggir jalan). Bila anda merasa ada panggilan, berhentikan motor di tempat aman barulah anda menjawab panggilan.
  2. Bila anda merasa bahwa panggilan itu memecah konsentrasi, matikan volume dering dan fungsi getar pada telepon genggam. Atau lebih ekstremnya masukkan telepon genggam dalam tas dan teruslah berkendara.
  3. Bila anda masih merasa risih, tidak usah membawa telepon genggam (hanya efektif bila perjalanan tidak begitu jauh dan lama).

Itu saja yang ingin saya tulis kali ini. Bilamana anda merasa artikel ini belum cukup, anda bisa memasukkan komentar yang berguna. Bila anda yang masih ingin memasukkan tips juga bisa melakukan hal yang sama

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: