Beranda > Pengalaman, Refleksi dan Berpikir > Ketika Kembali ke Siklus Semula

Ketika Kembali ke Siklus Semula

Orang-orang yang bekerja di kota hidup berdasarkan siklus yang sebenarnya tak bisa mereka tolak: bangun tidur, mandi, makan, berangkat kerja, kena macet, menghadapi komputer atau klien, pulang, kena macet lagi, mandi, makan, tidur. Kira-kira begitu contohnya, sebuah siklus yang terus berulang, kecuali pada hari minggu untuk beberapa orang.

Sekiranya ada sedikit penyegaran saat seseorang mendapat hari libur, entah libur bersama atau mengambil cuti. Melepas ketegangan dan lepas dari siklus yang sebenarnya menyebalkan jelas menyenangkan. Melepas beban dari otak dan bebas dari segala kewajdiban yang membuat tidur kita tidak nyenyak adalah sesuatu yang baik.

Saat itu sebagian orang pergi ke tempat-tempat yang mereka senangi, Bandung, Puncak, Anyer, adalah tempat-tempat favorit warga Jakarta, atau kalau punya uang lebih, Bali atau Singapura adalah pilihan yang tepat.

Masalah muncul saat kita kembali menghadapi silklus yang menyebalkan ini. Rasa enggan dan malas menyerang dan membuat kita tidak memiliki gairah untuk kembali bekerja. Rasa-rasanya itulah kendala orang-orang yang baru saja berlibur. Ini jelas mengganggu, kerja kita akan tidak maksimal dan jelas pikiran kita akan tidak fokus. Kalau begini percuma libur berapa minggu-pun tidak akan membantu.

Jadi apa solusinya? Menghilangkan semua hari libur atau tidak mengambil cuti sama sekali? Ide yang buruk, bagaimanapun juga kita perlu istirahat. Tidak bekerja sama sekali? Mau dapat duit dari mana?

Ok mungkin semua sangat tergantung anda

GBU

by Fanderlart

  1. Januari 14, 2008 pukul 9:33 pm

    mesti kamu terinsipirasi sama cerpen Sarman to uL? hauhauhau…
    solusinya menurutku jangan mau cuma hanya jadi pekerja kantoran.
    Besok kalo jadi pekerja kantoran mesti bosan banget!!!!!
    tapi sebenernya sih kalo orang itu tidak menganggap pekerjaanya membosankan dia nggak bakalan bosen kok. ya to? contohnya kita anak SMA, kalo kita menganggap belajar itu hal yang mbosenin, mesti jadinya kita bosen terus. coba kalo kita nganggap belajar itu menyenangkan, bisa dapet banyak hal, ilmu, dll, pasti jadi ga bakalan bosen. pikirkin kalo segala yang kamu lakukan dalam hidupmu adalah untuk mengembangkan dirimu.

    Kalo masalah pekerjaan, mungkin biar ga bosan, cari-cari tantangan aja. misalnya sekalian mengembangkan kualitas diri, terus-terusan cari yang susah-susah… hauhauah… kalo gtu kan nggak bosen2 to? tapi STRES…huahuahauha

    Ayo ULLLLL… sekertaris kelas yang baru!!!! berusahalah berbuat sesuatu yang menarik!!!!! aku tunggu aksimu!!!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: