Masa Penantian

Setiap orang pasti pernah mengalami apa yang dinamai dengan penantian, entah penantian akan seseorang, hasil ulangan, hasil UMPTN, dan lain-lain. Dan apa yang mereka rasakan pastilah sama: rasa cemas, terkadang mereka berspekulasi akan hasil yang akan diperoleh, rasa senang yang luar biasa. Intinya mereka akan mengalami hal yang tidak biasa karena mereka tahu mereka akan menghadapi hal yang tidak mereka ketahui secara pasti.

Padahal kalau dirunut lebih lanjut, apa yang kita nanti-nanti tidak seperti yang kita bayangkan. Pesta yang kita nanti tidak seseru yang kita harapkan, hasil ulangan yang diduga jelek ternyata hasilnya seperti biasa-tidak ada perubahan yang berarti, dan sebagainya.

Jadi buat apa kita merasakan apa yang disebut dengan kecemasan yang berlebih, rasa senang yang malah membuat kita terganggu (tekanan darah dan denyut nadi meningkat adalah salah satu contohnya), dan segala perasaan aneh yang malah membuat kita merasa tidak enak?

Contoh ekstrimnya adalah sebagai berikut: Seorang terpidana yang akan menjalani hukuman mati sedang merasa sangat takut. Ia berpikir apakan ia akan merasakan rasa sakit yang luar biasa lalu ia akan mengalami derita yang amat sangat luarbiasa. Wajar saja ia merasa demikian karena apa yang akan ia alami bukanlah hal yang biasa buatnya. Ia merasa tidak enak badan, tidak bisa makan, tubuhnya menjadi pucat dan kurus karena tidak bisa menahan tekanan mental yang ia derita. Namun apa yang ia rasakan saat hukuman mati dijalankan tidaklah seburuk yang ia bayangkan. Tubuhnya tidak mengejang dan yang terpenting ia langsung tewas seketika saat peluru menembus dadanya.

Sebenarnya apa yang menjadikan manusia seperti ini? Jawabannya menurut saya adalah rasa ingin tahu. Manusia selalu ingin yahu tentang apa yang akan terjadi dan apa yang akan ia alami. Rasa ingin tahu inilah yang mengantarkan manusia pada perasaan diombang-ambing, penuh kecemasan, dan akhirnya masuk pada keadaan spekulatif. Manusia pada akhirnya mencoba meramal tentang apa yang akan terjadi padanya. Spekulasi yang terlalu jauh justru akan membuat manusia masuk pada rasa cemas dan membuat manusia putus asa.

Jadi apa yang harus kita lakukan bilamana kita merasa cemas akan hal yang akan menimpa kita? Satu-satunya yang menurut saya “legal” adalah membangun rasa optimis dan cenderung menghindari spekulasi yang condong ke arah hasil yang negatif. Hal ini akan membuat kita lebih nyaman dan fokus ke arah yang lebih baik.

Hasil yang kita dapat mungkin tidak sesuai dengan apa yang kita harap, tetapi dunia terus berputar…..(saya menulis post ini dalam masa penantian)……..

GBU

by Fanderlart

  1. Juni 8, 2013 pukul 9:46 pm

    Hi! I’m at work browsing your blog from my new iphone! Just wanted to say I love reading through your blog and look forward to all your posts! Carry on the fantastic work!

  2. Juni 9, 2013 pukul 4:24 am

    Superb, what a web site it is! This blog provides useful data to us, keep it up.

  3. Juni 10, 2013 pukul 1:01 pm

    When I originally commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time
    a comment is added I get several emails with the same comment.
    Is there any way you can remove me from that service?
    Thanks a lot!

  4. Juni 23, 2013 pukul 11:53 am

    Hi, I do think this is an excellent site. I stumbledupon it ;
    ) I will revisit yet again since i have book-marked it. Money
    and freedom is the best way to change, may you be rich and continue to help others.

  5. Juli 9, 2013 pukul 2:04 am

    This article will help the internet viewers for creating new webpage or even a blog from start to end.

  6. Juli 12, 2013 pukul 12:22 pm

    If some one needs expert view regarding blogging afterward i propose him/her to
    pay a visit this web site, Keep up the nice job.

  7. Juli 19, 2013 pukul 5:43 am

    Hello there! This blog post couldn’t be written any better! Looking through this post reminds me of my previous roommate! He continually kept talking about this. I am going to send this information to him. Pretty sure he’s going
    to have a good read. I appreciate you for sharing!

  8. Juli 22, 2013 pukul 4:51 am

    Your method of telling all in this article is actually pleasant,
    every one be capable of effortlessly know it, Thanks a lot.

  9. Juli 28, 2013 pukul 1:54 am

    Hi there! I know this is kinda off topic but I’d figured I’d ask.
    Would you be interested in exchanging links or maybe guest
    writing a blog post or vice-versa? My site discusses
    a lot of the same subjects as yours and I believe we could greatly benefit from each other.

    If you are interested feel free to shoot me an e-mail.
    I look forward to hearing from you! Excellent blog by the way!

  10. Agustus 3, 2013 pukul 1:40 am

    I constantly spent my half an hour to read this blog’s articles or reviews every day along with a cup of coffee.

  11. Agustus 7, 2013 pukul 6:16 pm

    Hi i am kavin, its my first time to commenting anyplace, when i read this post i thought i
    could also make comment due to this brilliant article.

  12. September 16, 2013 pukul 5:11 pm

    Pretty! This has been a really wonderful article.
    Thank you for providing this info.

  13. Januari 23, 2014 pukul 10:15 pm

    I really blog also and I’m creating something comparable to
    this specific blog post, “Masa Penantian | Fanderlart,
    a Simple Rider”. Do you mind in the event I personallyutilize
    a lot of of your own ideas? Thanks a lot ,Micheal

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: