Arsip

Arsip untuk Juni 11, 2008

Bajaj XCD 125 Sprint, Bagaimana Menurut Anda?

Juni 11, 2008 fanderlart 41 komentar

Tidak sedikit yang kurang puas akan Bajaj XCD yang baru saja diluncurkan oleh Bajaj Indonesia. Soal mengapa, bisa dibaca di sini. Lantas, apakah Bajaj XCD adalah satu-satunya alternatif dari Bajaj untuk motor sport murah di Indonesia? Ternyata tidak, Bajaj masih memiliki sport 125cc lainnya, dan kali ini poin minus di XCD dapat diperbaiki, mari kita sambut Bajaj XCD 125 Sprint.

Kali ini XCD tampil dengan embel-embel “Sprint”. Yap, ini motor terbilang baru. Sprint baru saja diluncurkan di India Auto Expo Januari lalu, masih terbilang gres. Dan marilah kita bedah motor ini.

Mesin yang digunakan masih sebasis dengan XCD “non-Sprint”. Dilihat dari blok mesinnya yang sebelas-duabelas dengan XCD, sepertinya pihak Bajaj menempatkan Sprint sebagai premium grade dari XCD. Mungkin seperti Honda Vario dengan BeAT, meskipun keduanya dibedakan oleh ada-tidaknya fitur radiator.

Oh ya, Sprint sudah dilengkapi dengan teknologi 4-katup per silinder. Tidak jelas apakah menggunakan DOHC atau masih SOHC. Tenaga yang dihasilkan adalah 12.5ps pada 9000rpm. Sedangkan torsinya sebesar 10.3nm diperoleh pada 6500rpm. Transmisinya masih manual 4-percepatan seperti XCD. Menurut informasi yang saya peroleh, Bajaj tidak menempatkan Sprint sebagai motor yang “ngejar irit” meskipun sektor tersebut masih mendapat perhatian. Tenaga yang dihasilkan juga lebih besar sedikit dibandingkan dengan XCD, meski dengan konsekuensi torsi yang lebih kecil. Read more…

Bajaj XCD-125, Untunglah Bajaj Masih Bersenjata

Juni 11, 2008 fanderlart 10 komentar

OK, biar fair tulisan ini saya tulis sebagai lanjutan dari tulisan saya yang ini. Dan di sana saya menulis soal ketiadaan fitur rem cakram depan. saya menilai Bajaj kurang jeli dalam melihat kebiasaan dan selera masyarakat Indonesia, terutama soal keberadaan rem cakram depan.Tapi untunglah Bajaj masih memiliki senjata yang sekiranya dapat menutupi kelalaian Bajaj. Mari kita lebih lanjut meninjau strategi Bajaj dalam memasarkan XCD.

Bajaj memasarkan XCD dengan banderol Rp 13,5, lebih murah daripada pesaing terdekatnya, Suzuki Thunder 125 yang dihargai Rp 14,3 juta. Hmm, terlepas dari minusnya fitur rem cakram depan, jelas XCD memiliki keunggulan di sektor harga. Bagi mereka yang tidak melihat fitur dalam membeli motor, melainkan hanya terpaku pada murah-tidaknya suatu produk, XCD memiliki keunggulan dibandingkan dengan Thunder. Yap, poin pertama bagi XCD untuk mengalahkan pesaingnya. Read more…

Bajaj XCD-125, Bajaj Kurang Jeli

Juni 11, 2008 fanderlart 13 komentar

Kalimat di atas memang ditujukan bagi para petinggi Bajaj di Indonesia. Mengapa? Hmm, Bajaj XCD-125 baru saja diluncurkan dan test ride bisa langsung dibaca di Motor Plus No. 485/XI. Dan mengapa saya menganggap pihak Bajaj kurang jeli? Begini saudara-saudara…

Begitu saya mendapatkan kabar bahwa XCD akan diluncurkan di Indonesia, saya menanggapi positif. Suzuki Thunder 125 sudah terlalu lama merajai pasar motor sport murah (baca:125cc) tanpa ada lawan yang menghalangi. Setiap kompetitor yang ditawarkan semacam yamaha V-Ixion dan Megapro jelas bukan lawan yang sepadan karena kelasnya berbeda. Nah kehadiran XCD bisa diharapkan mampu emnghadirkan alternatif yang bagus bagi pecinta motor Indonesia.

Bila anda membutuhkan informasi tentang fitur motor ini bisa dibaca di tulisan saya yang sebelumnya tentang XCD. Dan di sana juga saya tuliskan tentang hal-hal yang perlu dibenahi pihak Bajaj sebelum XCD diluncurkan. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan sebagai bentuk penyesuaian dengan kebiasaan dan selera masyarakat Indonesia tentang motor sport. Mengenai fitur-fitur yang perlu dibenahi juga saya tulis di sana. Read more…