Honda BeAT, be Automatic
Well, seakan menjadi ciri khas dari Honda saat ini, pasti peluncurannya diset meriah, spektakuler istilah kerennya. Lengkap dengan siaran di stasiun TV, pasti butuh dana tak sedikit. Tapi jika semua itu demi meraih konsumen sebanyak-banyak wajar saja, toh Honda terkenal memiliki dana yang tidak sedikit. Ingat juga iklan pre-launch yang sudah wira-wiri di layar kaca? Terlihat bahwa Honda begitu ambisisus meraih pasarnya. Juga soal web-site khusus dibuat untuk Honda BeAT, selengkapnya coba lihat di sini. Meriah sekali rasanya dan terlalu ironis di tengah masa pasca kenaikan BBM yang bagi sebagian besar orang memberatkan.
Cukup soal peluncurannya, kini kita lihat BeAT dari dekat, berhubung sudah resmi di launch dan kini tak perlu kejar-kejaran untuk sekedar menikmati fotonya. Sosoknya sama dengan Icon di Thailand. Hmm, bila anda ingin membaca lebih lanjut mengenai BeAT, bisa membaca di tulisan saya yang ini.
Soal pemilihan nama cukup menggelitik. Kakaknya yang bernama “Vario” tidak memiliki hal yang khas yang dapat dikulik, menurut yang saya ketahui, nama Vario mengacu pada “various”. Nah nama BeAT memiliki hal-hal yang bisa dikulik. Sewaktu kabarnya masih simpang siur, nama skutik ini ditulis sebagai “Beat”. Di sini artinya mengalahkan, siapa yang mau dikalahkan? Secara kasar, Yamaha Mio adalah yang paling dekat dan mungkin. Sebagai produsen besar, Honda pasti tidak ingin kalah dari Yamaha dan ingin merebut mahkota raja matik dari Mio. Tambah lagi setelah diluncurkan, Honda menambahkan sedikit improvisasi, nama “Beat” ditulis “BeAT”. Yap, dengan huruf “A” dan “T” kapital. Be Automatic, mungkin begitu pesannya. Lugas dan tegas, seakan mengajak orang-orang untuk berpindah transportasi ke motor dan menggunakan motor matik. Pemilihan nama yang bagus dan tidak rumit untuk banyak orang, singkat dan mudah diingat. Read more…


Kata Mereka