jump to navigation

Tarix Jabrix, Gambaran tentang Genk Motor? Mei 1, 2008

Posted by fanderlart in Film, Hiburan, Informasi.
Tags: , , , ,
trackback

Film yang menarik dengan latar belakang fenomena genk motor di Bandung. Seperti oase di tengah gurun, film ini menghadirkan suguhan yang berbeda di tengah gelombang fi horor Indonesia. Plus bumbu-bumbu humor yang memikat mulai dari awal cerita sampai ending. Soal kelucuan slapstick yang kadang-kadang muncul okelah, toh cukup efektif memancing tawa.

Kisahnya bercerita tentang Cacing yang gagal masuk ke genk motor bernama The Road Devil karena peraturan-peraturan yang diterapkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Setelahnya ia mengajak teman-temannya Mulder, Dadang, Coki, dan Ciko untuk membuat sebuah genk motor baru bernama The Tarix Jabrix. Sebagai sebuah genk mereka cukup berbeda yaitu menjunjung tinggi peraturan lalu lintas dan menghormati orang tua. Dalam perjalannya muncul seorang wanita cantik dalam The Tarix Jabrix, ia adalah Mayang(Francine Roosenda), seorang pelajar magang di bengekel SUGEMA milik Pak Rohim, ayah Dadang. Hampir semua teman Cacing tertarik pada Mayang, tetapi Cacing sendiri tertarik pada Callista (Carissa Puteri), adik daripada Max, ketua dari geng motor besar The Smokers. Dimulailah konflik dimana Valdin (pacar Callista) tidak menyukai Cacing yang mulai akrab dengan Callista. Atas dasar nekat Cacing mulai mendekati Callista, dan pad akhirnya karena tertarik dengan tingkah-laku Cacing yang lucu, Callista mulai menanggapi secara positif.

Nah itu saja singkat cerita lebih baik menonton sendiri bukan. Yang menarik di sini adalah keberadaan genk motor yang digambarkan sebagai sekumpulan anak muda pecinta motor yang tidak kenal aturan dan senang berkelahi? Seperti itukah gambaran di lapangan? Saya tidak tahu persis, namun menurut kasus belakangan ini yang melibatkan nama genk motor, gambaran seperti itu bisa sedikit membantu.

Namun perlu diingat pula bahwa yang namanya genk motor yand identik dengan kekerasan berbeda jauh dengan klub motor. Klub motor yang seharusnya berisi kegiatan yang berhubungan dengan motor namun dengan arah yang lebih baik. Keliru bila sebuah klub malah melakukan tindak anarkis dan vandalisme, bukan klub motor namanya kalau begitu.

Well, keberadaan Genk Tarix Jabrix dalam film ini bisa sedikit memberi contoh bagaimana sebuah komunitas motor berjalan. Yaitu dengan mematuhi peraturan dan tidak merugikan kepentingan umum. Bukan zamannya lagi komunitas motor menjadi mesin perusak.

salam

Komentar»

No comments yet — be the first.