Pernah suatu saat ada statement dari petinggi Honda bahwa Honda Vario berbeda pasar dari Mio dan Spin, jadi tidak bisa dibandingkan. Setelah itu pikiran saya mengatakan bahwa dia ngeles, bilang saja kalau memang Vario tidak bisa melawan kedigdayaan Mio di pasar Matik. Nah tidak lama setelah itu di Thiland muncul motor dengan basis Vario namun memiliki pasar sama dengan Mio, Icon. Nah baru-baru ini muncul lagi informasi yang mengatakan bahwa namanya adalah Beat, jadi lebih baik kalau kita membahasnya dengan “nama Indonesianya” saja ya?
Mungkin ada yang bertanya-tanya mengapa Honda Vario harus memiliki pendamping yang dikatakan memiliki pasar berbeda, seperti yang kita ketahui Vario bukan setipe dengan Nouvo atau Skywave yang bebek matik? Jawaban mungkin ada di soal harga, dimana harga Honda Vario dirasa di atas kompetitornya, yaitu Mio dan Spin. Harga yang lebih tinggi itu disebabkan oleh penambahan fitur-fitur seperti radiator dan side stand switch, tetapi yang paling utama adalah radiator. Karena harga sudah lebih tinggi, tidak efektif untuk melawan Mio, buktinya sampai saat ini Vario masih di urutan kedua dalam penjualan motor matik di Indonesia. Read more…
Kata Mereka